Banyak butuh
Pada suatau kampung terdapat seorang anak panggil saja dengan sebutan Albert Giban,
Albert ini berasal dari keluarga yang perekonomianya menengah kebawah, latar belakang keluarganya merupakan lulusan pesantren dan Albert juga di tuntut dengan hal itu.
Tetapi saja kurang setuju dengan pemikiran itu
Albert menjalani pendidikan selama 13 tahun di salah satu Universitas indonesia mau kkp status kampus tidak saja tak putus asah karena masih berjuang korban orang tua saja dibalas tuhan di sorga
Setelah lulus selama enam tahun dari pesantrem tersebut ia berbicara dengan ayahnya bahwa ia ingin melanjutkan kuliah, dengan perasaan senang dan jumawa ia berbicara,
Marwan : ” pak, saya ingin melanjutkan kuliah, saya juga telah mengikuti jalur SBMPTN, tetapi saya tidak lulus “ dengan wajah sedih ia berbicara pada ayahnya, dan harapan ayahnya akan membantunya.
Ayah : “ pantas saja tidak lulus karna bapak tidak setuju kamu melanjutkan kuliah” dengan mimik yang datar
Marwan : “ yasudah terusmaun ya bapak aku harus bagaimana?” dengan wajah makin sedih dan kecewa dia brikan pada ayahnya.
Ayah : “ maunya bapak kamu masuk pesantren terlebih dahulu, minimal satu tahunlah, setelah itu bapak akan turuti semua kamauanmu termasuk keinginan kamu untuk kuliah,” lanjutnya
Lnatas marwan pergi meninggalkan Ayahnya yang sedang bersantai sambil menonton tv dengan hati kecewa karena ayahnya yang terlalu egois,
Walau hanya sebatas do’a tetapi do’a orang tua sangatlah berpengaruh bagi hal yang dia lakukan. Walau marwan tidak ingin mesantren tetapi keputusan ayahnya sudah tidak bisa d ganggu gugat, maka marwanpun menuruti keinginan ayahnya.
Pada suatau kampung terdapat seorang anak panggil saja dengan sebutan Albert Giban,
Albert ini berasal dari keluarga yang perekonomianya menengah kebawah, latar belakang keluarganya merupakan lulusan pesantren dan Albert juga di tuntut dengan hal itu.
Tetapi saja kurang setuju dengan pemikiran itu
Albert menjalani pendidikan selama 13 tahun di salah satu Universitas indonesia mau kkp status kampus tidak saja tak putus asah karena masih berjuang korban orang tua saja dibalas tuhan di sorga
Setelah lulus selama enam tahun dari pesantrem tersebut ia berbicara dengan ayahnya bahwa ia ingin melanjutkan kuliah, dengan perasaan senang dan jumawa ia berbicara,
Marwan : ” pak, saya ingin melanjutkan kuliah, saya juga telah mengikuti jalur SBMPTN, tetapi saya tidak lulus “ dengan wajah sedih ia berbicara pada ayahnya, dan harapan ayahnya akan membantunya.
Ayah : “ pantas saja tidak lulus karna bapak tidak setuju kamu melanjutkan kuliah” dengan mimik yang datar
Marwan : “ yasudah terusmaun ya bapak aku harus bagaimana?” dengan wajah makin sedih dan kecewa dia brikan pada ayahnya.
Ayah : “ maunya bapak kamu masuk pesantren terlebih dahulu, minimal satu tahunlah, setelah itu bapak akan turuti semua kamauanmu termasuk keinginan kamu untuk kuliah,” lanjutnya
Lnatas marwan pergi meninggalkan Ayahnya yang sedang bersantai sambil menonton tv dengan hati kecewa karena ayahnya yang terlalu egois,
Walau hanya sebatas do’a tetapi do’a orang tua sangatlah berpengaruh bagi hal yang dia lakukan. Walau marwan tidak ingin mesantren tetapi keputusan ayahnya sudah tidak bisa d ganggu gugat, maka marwanpun menuruti keinginan ayahnya.

Comments
Post a Comment